Berakhir sudah, akhir nya Indo Unity League Slam Dunk telah usai dan tanpa mengalami kekalahan 1x pun Saiyan Kakarot berhasil menjadi juara pada season 1! Selamat kepada Saiyan Kakarot!

Unbeatable selama liga, tidak mengalami kekalahan berarti seperti seolah-olah membuat perjalanan Kakarot mulus mencapai Final. Padahal jika kita tengok kebelakang perjuangan Kakarot boleh di bilang tidaklah semulus itu. Beberapa kali team Kakarot berada di ambang jurang kekalahan, selalu tertinggal pada beberapa pertandingan, keberuntungan yang berhasil mematahkan Ultimate lawan pada momen crucial, pressure yang harus dihadapi tiap game, kesalahan yang dilakukan tiap game, Lag yang terjadi pada game-game tertentu dan banyak lainnya benar-benar memberi kesan & bukti bahwa ini bukanlah kemenangan yang mudah.

Di article kali ini mari kita menganalisis traits dan moment-moment penting yang membuat Kakarot sampai akhirnya menjuarai Season 1 ini, dan pada akhirnya semoga kita semua dapat mengambil sesuatu pada team ini yang bisa di implementasikan pada rank game nanti tentu nya atau kehidupan sehari-hari.

#1 Team Kakarot adalah Team yang Balance

Seperti kita ketahui bersama dari 9 team yang berpartisipasi pada season 1 ini, terdapat 4 team menggunakan formasi double role seperti double forward atau double C, dan 5 team lainnya balance menggunakan 1 Guard, 1 Forward & 1 Bigman. Hasil nya adalah 5 team yang menggunakan formasi lengkap berhasil melaju ke Babak Playoffs, sedangkan team yang menggunakan double role hanya 1 yang berhasil sampai ke babak Playoffs yaitu Indo Pride Garuda. Terlepas dari sisi keberuntungan dalam sebuah liga tentu nya dengan formasi yang lebih lengkap atau balance akan membuat team lebih thrive dari team yang tidak balance, contoh sederhana nya dengan ada guard pada sebuah team FLB akan lebih mudah di dapat, steal juga akan lebih mudah di raih dibandingkan dengan team yang tidak memiliki komposisi guard pada sebuah team. Dan jika kita melihat statistic detail team Kakarot hampir setiap game team ini selalu memenangi head to head steal atau FLB dengan team lawan. Melihat keadaan ini apakah di season 2 nanti akan tetap ada team dengan roster yang tidak balance? well kita lihat saja nanti!

#2 Offense Win Games, Defense Win Championship

Ya ini adalah ungkapan yang sering terdengar pada dunia basket real pada era sebelum era 3 pointers hadir saat ini, Lakers Dinasty, Spurs Dinasty, atau pun Detriot Pistons pada tahun 2003 atau pun era Bad Boys adalah team yang memiliki defensive minded team yang sungguh luar biasa besar. Help Defense/Cover yang hampir pasti di lakukan Raoo, Earl & Rayza membuat lawan kesulitan dalam mencetak point melawan Kakarot, Block, Rebound, Steal and FLB yang hampir selalu menang pada tiap game adalah kekuatan utama pada team Kakarot yang menjadikan nya momok pada tiap pertandingannya. Dengan defense yang bagus offense akan mengalir dengan sendiri nya, itu lah yang terlihat pada team Kakarot selama liga bergulir.

#3 No Surrender Mentality

“If you give up, the game is over” Yap kurang lebih seperti itulah quotes Anzai Sensei yang melegenda dan melekat pada team Kakarot, beberapa kali selalu tertinggal dan akhirnya berhasil membalikan keadaan pada akhir pertandingan adalah traits yang selalu terlihat pada game regular season, seperti tidak pernah kehilangan focus selama liga walapun di terpa pressure yang amat besar. Yap pressure, di Liga manapun, sebesar atau sekecil apapun pressure akan ada, bagi yang berkata sebaliknya mungkin harus coba melakoni liga dan merasakan sendiri seperti apa pressure tersebut, senam jantung, tangan gemetar, kelegaaan yang luar biasa setelah game adalah hal yang hampir diucapkan hampir semua peserta. Pressure tersebut kadang membuat team kelihangan focus, ditambah ketegangan game membuat melaksanakan apa yang Anzai Sensei ini tidaklah semudah yang diucapkan, bahkan ada yang terhempas karena tidak kuat nya menghadapi tekanan menjadi Toxic Player (Emoticon spammers, give up attitude, throw game and etc) seperti yang terjadi pada normal ranked games, untung saja hal itu selama liga attitude seperti ini tidak terjadi pada 1 player manapun, Salut!

#4 Luck!

Kita sudah membahas formasi team Kakarot yang balance, Defensive mind set nya, dan mentality nya yang tidak mau menyerah sampai akhir. Terakhir ada 1 aspect yang membuat team ini bisa juara, yaitu keberuntungan. Ya kalian tidak salah baca kebetuntungan adalah salah satu aspect besar yang membuat team Kakarot berhasil juara pada season 1.

Masih ingat block Earl kepada Uwfish pada detik terakhir Final Four?Block yang membuat Caster andalan kita semua hampir loncat dari kursi singgasana nya sambil memegang kepala? Ya, kita semua akan setuju itu adalah hal yang sangat jarang terjadi, karena jarang ada yang bilang bahwa Hoki satu tahun habis pada block tersebut. Itulah keberuntungan. Tapi jangan salah keberuntungan itu bisa terjadi karena 3 aspect sudah siap terpenuhi, aspect tersebut adalah team yang balance, mindset yang tepat, dan terakhir mentality yang sesuai. Bayangkan jika salah 1 aspect itu tidak ada, keberuntungan untuk mencetak block tersebut akan mustahil tercapai. Ulti block Earl, Layup tak berdosa Rao yang di dapat setelah dapat umpan dari Rayza adalah contoh kecil keberuntungan-keberuntungan team ini yang didasar atas 3 aspect diatas. Keberuntungan akan terjadi jika kita siap & kesempatan itu ada, kesempatan bukan berada pada tangan kita, yang bisa kita lakukan hanyalah siap, jangan sampai keberuntungan represent himself dan kita tidak siap, hal tersebut justru akan sangat merugikan bagi siapa pun.

Demikian analisa mengenai Team Kakarot, apakah kalian dapat sesuatu setelah membaca article ini? semoga saja begitu ya 🙂

Next team yang akan kita buat analisanya tidak lain tidak bukan adalah team yang juga memiliki semangat tidak mau menyerah sampai akhir, team yang membuat twist dari segala twist terjadi pada season 1 ini, team ini tidak lain dan tidak bukan adalah Ryonan Gunners. Team yang kebanyakan akan menyerah melihat hasil liga week 1 sampai week 2, tapi di week terkahir disaat kebanyakan team lain sudah menyerah dan tidak mau fight Ryonan Gunners melakukan hal yang sulit dilakukan oleh team lain. Tunggu article berikut nya ya!

Salam Olah Raga