Dear basket lord, bagaimana kabarnya semua? Semoga dalam keadaan sehat, semangat, dan selalu penuh rasa syukur karena berbakat. Artikel kali ini bakal membuat semua pemain Saiyan League gembira ria. Kenapa? karena kita bakal ngebahas tentang personal season award! Ya, seperti yang sama-sama kita tahu, para pemain di komunitas basket ini datang dari bermacam latar belakang dan memiliki motivasi yang berbeda. Ada yang ingin nambah relasi, ingin menyalurkan hobi dan bakat, ingin merasakan menjadi juara, dan yang unik adalah ingin mendapat pengakuan dan eksistensi di luar profesi aslinya sehari-hari. Jadi bisa dibilang, motivasi ikut turnamen ini enggak melulu soal menjadi pemenang, tapi ada hal lain yang dikejar. Apa aja itu? ya kembali ke atas tadi, demi mendapat penghargaan secara personal dan diakui di komunitas dan mudah-mudahan di luar komunitas juga dengan skala luas.
Pada personal season award ini akan dilakukan voting yang digelar dengan survei di grup WhatsApp untuk menentukan juara penghargaan dari lima kategori. Kelima kategori itu adalah Regular Season MVP di luar babak playoff, Rookie of The Year, Defensive Player of The Year, Most Improve Player, dan Sportsmanship Player of The Year. Kira-kira siapa aja ya yang masuk di masing-masing kategori penghargaan tadi? Tunggu dulu, masih ada banyak parameter yang jadi acuan persyaratan dalam menentukan para kandidat yang masuk nominasi di masing-masing titel tadi.
Pertama, soal Regular Season MVP itu hanya ditujukan kepada para pemain yang sudah menunjukkan performa terbaiknya selama regular season, jadi playoff engga dihitung ya! Sehingga, Regular Season MVP menyasar para pemain yang sudah beraksi lebih dari dua musim reguler. Pemain baru, untuk sementara enggak masuk hitungan di sini, melainkan di kategori yang lain. Tujuannya, biar enggak jadi double voting. Tolok ukur dalam menentukan nominee Regular Season MVP adalah melihat dari nilai efisiensi. Semakin tinggi nilai efisiensinya, maka kian besar peluangnya jadi kandidat peraih penghargaan. Terus, seberapa besar dampaknya si pemain ini bagi tim? maksudnya gini, kalau dia ditarik dari tim, apakah tim itu bakal hancur atau enggak? kalau timnya baik-baik aja, berarti dia bukan calon MVP.

Lanjut kedua, penghargaan kategori Rookie of The Year. Ini cara penilaiannya mirip-mirip kayak MVP, jadi di sinilah seperti yang disebut di atas, tempatnya para pemain pendatang baru mendapat penghargaan. Kemudian Defensive Player of The Year, ini bakal melihat banyak faktor di antaranya statistik individual para pemain regular season, mulai dari rebound, block, steal, dan play. Kalau dilihat bagus dan nilainya menonjol, ya pasti otomatis masuk nominasi.

DPOY atau defensive player of the year, award untuk pemain yang menunjukan semangat dari sisi Deffense. Bisa terlihat dari total stats atau pun aksi-aksi nya di lapangan.

Terus kita ke penghargaan Most Improve Player. Dari namanya aja udah pasti bakal diisi kandidat pemain dari musim regular pertama sampai musim regular ketiga yang improve atau mengalami perkembangan signifikan dari segi permainan. Kategori penghargaan ini sengaja dibuat agar makin pada semangat latihan dan berkembang dalam permainan di lapangan.

Terakhir, penghargaan Sportsmanship of The Year, iya kayak di NBA. Tapi ini ada like and dislike sih, karena kategori ini bakal melihat player yang menunjukkan integritas, dan etika bermain ideal di lapangan, serta mengutamakan sportivitas dan fair play selama berjalannya liga di musim reguler. Di sini, rookie diperkirakan bakal masuk nominasi ini. Well, untuk nominasi ini tunggu episode berikutnya ya 😀
Sekian dulu artikel kita kali ini, nextnya pasti akan makin seru! Jadi stay tuned dan ingat, tetap sehat, make score not war.. peace
