Perhelatan event 3vs3 pertama dari Seventh Basketball bertajuk King Of The Iron Cage, bergulir hari Senin, 24 Januari 2020 lalu.

Babak penyisihan dilakukan dengan skema round robin, dimana kelima tim berhadapan satu sama lain secara bergantian. Pemenang akan memperoleh 2 poin, sementara tim yang kalah memperoleh 1 poin. Untungnya tidak ada tim yang dinyatakan WO, karena hal ini akan membuat mereka kehilangan kesempatan menambah poin.

Kelima tim yang berlaga di event kali ini adalah Assassins, Day, Espada, Fire dan Golden Park. Babak penyisihan berlangsung ketat karena kekuatan tiap tim cukup merata. Hal ini dapat dilihat dari selisih skor masing2 pertandingan yang sangat tipis. Hingga akhir babak pertama, perolehan poin masing-masing tim berlangsung sengit. Golden Park dan Fire masing-masing akhirnya menjadi pengisi kutub-kutub klasemen.

Persaingan di papan tengah justru cukup pelik. Assassins, Day dan Espada masing-masing mengumpulkan 6 poin dengan 2 kali menang dan 2 kali kalah. Perhitungan klasemen menjadi semakin rumit dikarenakan ketiga tim saling mengalahkan satu sama lain. Assassins berhasil menang melawan Espada, sementara Espada sukses menebas Day, dan Day mampu menundukkan Assassins. Tetapi karena hanya akan ada 2 tim yang berhak maju ke babak berikutnya untuk menantang GP yang telah menunggu di Final, maka pengurutan klasemen dihitung berdasarkan selisih poin dari pertandingan ketiga tim tersebut. Alhasil, posisi ke-2 dan ke-3 diraih Espada dan Day, mengungguli raihan poin Assassins yang harus puas berada di tempat ke-4.

King of Iron Cage 1

PosTeamPTSGWLPFPADIFF
17431533815
264226064-4
364223940-1
4642261529
554134766-19

Di babak berikutnya, pertandingan antara Espada dan Day yang kembali bertemu berlangsung seru. Espada langsung melaju dengan kecepatan penuh di menit-menit awal hingga meninggalkan Day dengan skor 18-8. Tetapi perlahan namun pasti, Ricky, Stephen dan Jaya berhasil mengejar ketertinggalan mereka hingga skor menjadi 18-17. Drama pertandingan masih terus memuncak hingga 2 detik terakhir, ketika bola berada pada kendali Day setelah Epic steal yang dilakukan Jaya terhadap Rendy. Sayang, usaha Buzzer Beater Stephen untuk membalikkan keadaan belum berhasil, sehingga perjuangan Day pun berhenti di babak ini.

Melaju sebagai penantang, Espada pun bertemu Golden Park di final. Bertemu kembali dengan Golden Park, Espada tentu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk membalas kekalahan di babak penyisihan, apalagi ini partai Final. Tetapi sebagai tim pemuncak klasemen, Golden Park tentu tidak semudah itu dikalahkan. Hal ini terbukti dengan pertandingan yang berjalan sangat ketat. Kedua tim saling bergantian mencetak angka, tidak membiarkan tim lawan memperlebar keunggulan. Bahkan hingga peluit ditiup, skor masih sama kuat 14-14, sehingga hasil pertandingan harus ditentukan melalui Sudden Death Free Throw. Kedua kapten, Ray dan Yosua, menjadi eksekutor tembakan. Ray yang mendapat giliran pertama gagal mengeksekusi tembakan. Raut cemas menghiasi wajah para pemain Espada ketika Yosua mengambil tempat di belakang garis tembakan bebas. Dan dengan satu tembakan yang melaju mulus ke dalam ring, Yosua berhasil memenangkan Golden Park menjuarai event 3×3 ini. They’re the first Kings Of The Iron Cage !

The First King of Iron Cage Champions

And that’s the wrap ! Event Kings Of The Iron Cage pertama pun berakhir dengan lancar berkat sportifitas para pemain, kerja sama panitia dan dukungan pihak-pihak luar yang membantu terselenggaranya acara ini. Ucapan terima kasih kepada mas Bonie dan mas Nino untuk bantuan dokumentasi yang membuat event ini semakin menarik. Mudah-mudahan event liga di depan akan lebih baik dan lebih seru daripada sebelumnya. Sampai jumpa di season 2 !