Eits nanti dulu pak. Sabar ya.. Kompetisi basket komunitas Saiyan League season 2 memang sudah berakhir. Statistik tim dan individual dari para pemain juga sudah final. Kalau gitu, ini saatnya pemungutan suara untuk penentuan most valuable player (MVP) season 2.

Poin demi poin diraih dan dikumpulkan menjadi penentu titel pemain terbaik. Dari puluhan starter, terpilihlah dua nomine yang bersaing ketat dari segi skor dan efficiency rating hanya terpaut tipis. Mereka berdua adalah Ricky dari Tim Nights dan Ray dari Espada.  

Wow kenapa mereka berdua? sini siapin cemilan dulu, tarik kursi atau tiker, sendal tolong dirapihin ditaro rak ya pak, terus duduk manis, dan nonton drama Korea (skip). Tak lain tak bukan adalah karena torehan poin dari masing-masing kandidat ini di sepanjang musim kedua liga. Kita lihat satu-satu dari dua nama tadi ya pak?

Pertama, guard dari Tim Espada, Syahreza atau Ray. Sepanjang aksinya di season 2, Pak RT di sebuah perumahan ini bersama Los Espada sukses mengunci posisi juara. Rapor Ray juga bikin kita mengangguk-angguk kayak pajangan dashboard mobil. PPG 12, RPG 3.8, EFF 12, dan 48 kali berhasil memasukkan bola ke keranjang, membuat namanya jadi MVP tertinggi kedua di Saiyan League season 2.


Soal kenapa kariernya bisa moncer kayak gitu, bapak dua anak ini tak sungkan berbagi. Pria kelahiran 1987 ini menyebut pembagian tugas dalam tim adalah kunci. “Main basket bisa jago bisa enggak, atau bisa mainnya bagus itu tergantung sistem. Tim gue sistemnya jalan. Gue scoring ya fokus di scoring, enggak terlalu fokus ke defense. Karena defense diserahkan ke Dimas, Chandra, dan ada satu lagi Hanif,” kata Ray sambil tersenyum manis kayak Raisa. Ray sendiri memiliki kekuatan mencetak skor lewat mid range shooting.

Nah, pesaing Ray adalah pemain forward dari Tim Nights, Ricky. Pria berpostur 181 sentimeter dan bobot 76 kilogram ini meraih ponten lebih tinggi dari Ray. PPG 12.5, RPG 8.3, SPG 0.5, dan EFF 16 ini berhasil mencetak 50 poin dari seluruh pertandingan di liga musim kedua kemarin. Di atas kertas, Ricky lebih unggul atas Ray memang. Namun, Ricky dan Tim Nights hanya bertengger di posisi 3 klasemen juara pada Saiyan League season 2.  

Jika kita mereview ulang aksi Ricky dan Tim Nights di season 2, nampak sistem yang sama seperti Espada juga berjalan di sana. Ricky menjadi tulang punggung di Nights, dan seluruh anggotanya mempercayakan koleksi poin kepada pria bernama lengkap Ricky Renaldi ini.

Ricky yang digdaya dalam mencetak angka lewat under ring, lay up, sempat bertemu tiga kali dengan Ray. Dua kali berhadapan di semifinal season 1, dan 1 kali bertemu di game pertama season 2. Saat itu, Espada menang 3 poin atas Nights. Pertarungan kedua tim berlangsung sengit dan seru banget, deg-degan, persis kayak mau ditilang, rebutan gerbong di KRL, atau pas nunggu namanya keluar di kocokan arisan. Espada yang sudah di atas angin memimpin dengan 10 poin, sementara waktu tersisa 1 menit nyaris disalip Nights namun gagal.


Jadi, gimana menurut fathers? Siapa yang layak memegang predikat MVP season 2? Ray atau Ricky? Silakan vote ya! dan selalu ingat make score, not war, peace..

This poll is no longer accepting votes

Vote your MVP Season 2

-masbon