Dear Basket Lord, season 2 Saiyan League telah usai. Nah, biasanya di akhir musim liga, ada yang namanya ROTY! Bukan sembarang ROTY tawar atau ROTY sobek, meh..! itu lain, tapi ROTY di sini adalah Rookie of The Year. Well, setelah berdiskusi grup panjang lebar, siang malem, Timur Barat, Utara Selatan, sambil ngopi, jamu beras kencur, roll depan, kayang, sampe sikap lilin dan tak lupa makan biar tidak masuk angin, akhirnya muncul 3 nama alias player yang masuk nominasi Rookie of The Year Saiyan League Season 2.

Siapa aja mereka? Albert dari Tim Venom, Dimas dari Tim Espada, dan Alfons dari Tim Mamba. Kenapa mereka bertiga? Nih, kita breakdown dulu satu per satu kandidat ROTY season 2 ini.

Dimulai dari center Tim Mamba, Alfons. Kalau kita lihat perawakannya sekilas memang subur sejahtera. Tapi karena 4 sehat 5 sempurna, Alfons yang juga atlet sepeda ini sangat lincah dalam bermanuver dan mencetak skor. So, don’t judge the book by it’s cover itu berlaku banget di sini. Statistik permainannya juga bikin decak kagum, PPG 5.0, RBG 6.0, dan SPG 2.5 menghasilkan PER atau player efficiency rating di angka 9! keren kan? Inilah yang membuat nama Alfons layak masuk jadi salah satu kandidat ROTY season 2.

Lanjut ke kandidat kedua calon ROTY yaitu small forward dari Tim Espada, Dimas. Pak RT di sebuah perumahan ini boleh dibilang “pasangan duet maut” dengan Ray dalam mencetak poin. Ya kalau diibaratkan kayak lato lato kali ya? hehehe.. bunyi tak tok tak tok dan seterusnya sampe kedengeran tetangga (skip). Terus kalau di NBA ya kayak Scottie Pippen dan Michael Jordan, jadi Dimas ini sidekicknya Ray dengan karakter bermain defensive dan bagus dalam membagi tugas tim dan scorer. Hmm sesama pak RT dilarang saling mendahului haha.. Statistik pencinta baseball ini pun juga enggak bisa dibilang standar om! PPG 7.3, RBG 7.0, dan SPG 1.8 dengan efficiency rating di angka 11! Jadi, menurut diskusi di grup, “Dimas it’s a must” buat masuk kandidat ROTY season 2.    

Nah, nominee ROTY berikutnya yang dapat spotlight adalah playmaker Tim Venom, Albert. Dia adalah pemain termuda di Saiyan League. Meski usianya belia, Albert boleh dibilang adalah soul-nya Tim Venom. Terbukti dari 4 pertandingan di liga musim kedua, Albert bersama Tim Venom sukses mengantongi 3 kemenangan dan 1 kali kalah oleh tim juara, Espada. Gak cuma itu, para senior alias bapak-bapak juga menilai Albert sebagai sosok yang sopan, permisi pak saya mau dribble, permisi om saya mau shooting dan lay ups, permisi saya mau ambil bolanya hehe (skip), humble, dan respek kepada yang lebih tua. Statistik Albert juga enggak kaleng-kaleng, pemain serba bisa ini punya PPG 10.3, RBG 5.8 dan SPG 2.5 dengan efficiency rating di angka 13! tinggi banget kayak cita-cita.

Kenapa dibilang pemain serba bisa? dari kumpulan informasi yang didapat dan melihat aksi Albert di lapangan, kelahiran tahun 2000an ini piawai dalam scoring, rebound, steal, assist, defense, 3 point. Jadi, inilah yang membuat nama Albert mencuri perhatian para senior di grup Saiyan League dan masuk nominasi ROTY musim kedua.

Gimana menurut para fathers? Sepakat sama tiga nama di atas? Biar makin seru, jangan lupa ikutan voting untuk Rookie of The Year season 2 dibawah ya dan stay tuned terus di Ligaliga.id buat tahu kabar terbaru seputar Saiyan League. Make score, not war, peace..

-Masbon

This poll is no longer accepting votes

Vote your Rookie of the Year Season 2